Skip to content

Pahami Urutan Jabatan di Perusahaan yang Sering Digunakan

featured-img

Setiap perusahaan memiliki istilah dan urutan dalam suatu organisasi. Namun, pada umumnya, urutan jabatan berikut ini yang paling sering digunakan. 

Jabatan di organisasi dalam suatu perusahaan memiliki peran penting untuk perkembangan karyawan. Untuk itu, perusahaan harus memastikan bahwa masing-masing sumber daya manusia yang dimiliki sudah berada di jabatan yang tepat. Sebagai contoh, seorang lulusan sarjana ekonomi, menempati jabatan menjadi finance.

Namun, perlu diingat jika setiap jabatan memiliki keterkaitan dengan jabatan yang lainnya. Oleh karena itu, harus tetap ada yang mengawasi dan memandu setiap kinerja para karyawan. Agar Anda lebih memahami mengenai fungsi dan urutan dari masing-masing jabatan, berikut ini ulasan yang perlu dipahami. 

Urutan Jabatan di Organisasi dalam Suatu Perusahaan

Dirangkum dari berbagai sumber, ada beberapa urutan jabatan yang paling banyak digunakan oleh perusahaan. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Urutan Jabatan di Organisasi dalam Suatu Perusahaan

CEO atau Direktur

CEO atau direktur menjadi posisi tertinggi dalam suatu organisasi di perusahaan. Oleh karena itu, memiliki wewenang  atas semua karyawan dan keputusan untuk kemajuan perusahaan. CEO menaungi jabatan level C yang dihuni oleh para manajer dari masing-masing team. 

CFO (Chief Financial Officer)

Urutan kedua ada CFO yang bertugas mengawasi urusan keuangan perusahaan. CFO memiliki tanggung jawab yang tinggi oleh karena itu dibutuhkan pengalaman yang bertahun-tahun dengan basic pendidikan yang relevan, seperti akuntansi, manajemen, dan lainnya. CFO akan melaporkan semua hal mengenai perusahaan langsung ke CEO.

Baca juga: Analisis Jabatan: Begini Penerapannya!

CMO (Chief Marketing Officer)

Marketing atau pemasaran menjadi divisi yang penting untuk berkembangnya bisnis perusahaan. Oleh karena itu,sumber daya manusia yang berada di divisi ini harus memiliki pengalaman yang banyak di bidang marketing. Namun, untuk mendapatkan mengoptimalkan divisi ini, dibutuhkan CMO yang berperan penting untuk menentukan strategi yang akan dipilih dalam memasarkan produk perusahaan. Mulai dari kampanye, iklan, promo, dan lain sebagainya. 

CIO (Chief Information Officer)

Tugas utama dari CIO adalah mengawasi semua urusan teknologi dan informasi yang digunakan perusahaan. Tugas dari CIO cukup berat karena harus memastikan semua sistem berjalan dengan lancar dan meminimalisirkan adanya kesalahan. OLeh karena itu, semua kerjaan CIO akan dilaporkan langsung kepada CEO.

COO (Chief Operations Officer)

Tugas COO berfokus pada urusan yang berkaitan dengan internal perusahaan. COO memiliki tanggung jawab dalam memutuskan urusan administrasi dan operasional perusahaan.

urutan jabatan yang ada di perusahaan

Manager Human Resources (HRD)

Manager HRD memiliki tanggung jawab dalam memilih sumber daya manusia yang akan mengisi setiap jabatan di organisasi perusahaan. selain itu, tugas jabatan ini juga memastikan setiap karyawan akan menerima pelatihan dan orientasi akan kekhawatiran yang dirasakan selama bekerja di perusahaan tersebut. 

Baca juga: Peran Divisi HRD dalam Sebuah Perusahaan

Manager Teknologi Informasi (TI)

Manager TI ini berada di bawah CIO yang tugasnya mengawasi dan memastikan keamanan semua sistem teknologi yang digunakan dalam perusahaan tersebut. Selain itu Manager TI juga harus memiliki strategi untuk mengembangkan sistem teknologi agar lebih update sesuai perkembangan sekarang ini. 

Manager Marketing

Manager Marketing memiliki tugas membantu CMO dalam merencanakan, mengarahkan, dan mengkoordinasi semua strategi yang dirancang berjalan dengan lancar. Namun, dalam menyusun strategi pemasaran, Manager Marketing biasanya akan melakukan riset terlebih dahulu dan menganalisis perkembangan pasar saat ini. 

Dari masing-masing jabatan di atas, akan berkembang menjadi satu divisi yang besar dan memiliki jabatan turunan sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, manager marketing akan memiliki tim yang terdiri dari berbagai jabatan dengan tugas berbeda-beda. Semoga artikel di atas membantu Anda yang sedang menyusun organisasi di perusahaan. 

Tags